Peluang Juara Manchester City di Liga Champions

Peluang Juara Manchester City di Liga Champions 2

Jika membicarakan Juventus dan Barcelona untuk bisa meraih gelar Liga Champions Eropa musim ini. Mungkin memang benar bahwa keduanya menjadi kandidat kuat pada musim 2018/2019. Namun meski begitu bagaimana dengan peluang juara Manchester City dimusim ini.

Performa Sergio Aguero dan kolega dimusim ini bisa dikatakan cukup apik. Terutama saat mereka memiliki skuat yang cukup dominan dan kuat mulai dari lini pertahanan terutama dilini depan.

Terhitung dimusim ini sejak dikawal Ederson Moraes sebagai penjaga gawang. City bisa dikatakan sangat kuat, bahkan kiper asal Brasil ini kerap tampil layaknya tembok yang sangat sulit ditembus.

Plus khususnya lini tengah dari adanya sosok Fernandinho yang di lapisi Kevin De Bruyne dan David Silva. Yang nantinya siap memberikan umpan matang yang akan diberikan ke Gabriel Jesus dan Sergio Aguero.

Berikut ulasan pasukan Josep Guardiola akan peluang juara timnya diajang tertinggi Eropa musim ini.

Berkaca Pada Liga Domestik – Peluang Juara Manchester City

Dimusim ini The Citizen sudah resmi mendapatkan satu gelar bergengsi diajang domestik. Ya tim sukses meraih gelar Carabao Cup usai mengalahkan Chelsea dilaga puncak.

Bahkan selain itu City sementara berada diposisi 2 klasemen sementara. Menempel ketat Liverpool dipuncak klasemen Liga Premier Inggris sementara ini.

Dan jika dilihat catatan gol, tim rival dari Manchester United ini sukses membukukan 79 gol. Yang merupakan catatan terbanyak dari semua klub yang berada dikancah Premier League.

Sementara dalam hal pertahanan, Ederson hanya kalah dari Liverpool yang dimusim ini dikawal rekan kompatriot di tanah Brasil, Alisson Becker yang hanya selisih 3 gol dari 21 kali kemasukan yang dialami City.

Raheem Sterling dan Sergio Aguero tampil Mengerikan – Peluang Juara Manchester City

Peluang Juara Manchester City di Liga Champions 1

Disamping cukup mengerikannya tampil musim ini, Sergio Aguero ternyata memiliki persaingan yang sangat dominan yang datang dari rekan satu timnya sendiri.

Ya tidak lain merupakan Raheem Sterling yang mampu menunjukkan keagresifannya dimusim ini. Tercatat eks Liverpool tersebut sudah membukukan 15 gol, hanya selisih 3 gol dari Aguero yang menjadi top skorer sementara Liga.

Bahkan sterling dimusim ini bukan hanya hebat dalam hal klub melainkan dirinya cukup konsisten saat membela timnas Inggris. Terhitung dilima laga yang dijalani, total dirinya sukses mencetak 8 gol. Empat gol diantaranya dicetak diajang kualifikasi Euro 2020 silam.

Bahkan dari lima laga tersebut, dirinya hanya gagal mencetak gol satu kali saat jumpa Swansea City diajang FA Cup. Namun dirinya 2 kali mencetak hattrick saat jumpa Watford dan timnas Republik Ceko, yang pastinya membuat lini depan City semakin bervariasi saja.

Selain mampu mencetak banyak gol, dirinya bahkan menjadi satu pemain yang mampu mencetak cukup banyak asisst. Saat ini dirinya membukukan 9 asisst, sama dengan catatan dari Leroy Sane.

Dirinya hanya kalah 2 asisst dari Eden Hazard, gelandang milik Chelsea.

Mampu Kalahkan Tottenham Hotspur – Peluang Juara Manchester City

Peluang Juara Manchester City di Liga Champions

Melihat peluang tim dibabak perempat final saat ini, Pep Guardiola akan menghadapi all England saat menjamu Tottenham Hotspur.

Dimusim ini Spurs berada diposisi 3 klasemen sementara. Meski sempat terombang ambing dalam hal performa. Namun penyerang utama tim Harry Kane selalu rajin dalam hal mencetak gol.

Sama dengan halnya Sterling, Kane mampu tampil konsisten dalam hal mencetak gol baik di klub maupun di timnas. Dan kemungkinan laga kedua ini akan sangat menentukan, terutama saat diantara mereka yang akan bertindak sebagai tuan rumah nantinya.

Pep Guardiola: Manchester City Bisa Juara Liga Champions Asal …….

Man City akan melawat ke markas Lyon pada matchday 5 grup F Liga Champions 2018/19, Rabu (28/11) dini hari WIB nanti. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola meminta timnya menjaga fokus semaksimal mungkin jika ingin berusaha meraih gelar juara Liga Champions. Dia menegaskan Liga Champions sangatlah sulit. Menjadi yang terbaik di kompetisi tertinggi klub Eropa butuh dedikasi tinggi sepanjang tahun.

Man City kembali dijagokan sebagai kandidat kuat juara Liga Champions musim ini. Skuad di markas Etihad dinilai semakin matang. Harus diakui, Pep kembali berhasil membangun sebuah tim dengan kerangka solid dan mumpuni hingga terlampau kuat untuk sebagian tim.

Guardiola pun sudah cukup berpengalaman di Liga Champions. Dia menuntun Barcelona meraih trofi bergengsi tersebut, bahkan meraih treble. Pengalaman ini membuatnya memahami apa saja yan dibutuhkan untuk menjadi juara.

Guardiola mengingatkan punggawanya bahwa kompetisi di Liga Champions sangat keras. Satu atau dua kesalahan kecil saja bisa berakibat buruk untuk timnya. Saat ini, tugas utama dan pertama Man City adalah memastikan diri lolos ke fase gugur.

“Saya ingin lolos [fase gugur], itulah target pertama kami. Dalam periode ketika anda memulai musim sampai saat ini, masalah yang paling penting adalah lolos ke fase gugur Liga Champions. Tentu saja Premier League juga penting tetapi pada akhirnya ada lebihbanyak waktu di sana,” ungkap Guardiola di Sky Sports.

“Jika anda membuat satu atau dua kesalahan, itu bisa jadi akhir anda. Ini [Liga Champions] adalah kompetisi yang berbahaya. Kami belum lolos. Itulah masalah yang paling penting. Saya mengenal betapa beratnya kompetisi ini.”
Pelatih berkepala plontos melanjutkan, satu kesalahan besar lainnya adalah perasaan bahwa pekerjaan sudah selesai. Guardiola mengingatkan skuat Man City untuk tidak cepat berpuas diri sebelum pekerjaan mereka benar-benar usai.

“Ketika anda percaya itu sudah selesai, sebenarnya itu belum usai sampai semuanya benar-benar tuntas. Selasa [Rabu dini hari WIB] nanti kami akan mendapat kesempatan pertama, tentu kami memiliki laga lainnya melawan Hoffenheim.”

“Kami ingin menghindari tekanan saat bermain melawan Hoffenheim di laga terakhir. Tugas pertama kami adalah memastikan diri lolos ke fase gugur dan jika menang kami akan berada di posisi pertama fase grup,” pungkas Guardiola.